Soal kasus 1.2 :
Sebuah pabrik Sandal dengan Merk " Idaman" mempunyai biaya tetap (FC) =
1.000.000; biaya untuk membuat sebuah sandal Rp 500; apabila sandal
tersebut dijual dengan harga Rp 1.000, maka:
Ditanya:
a. Fungsi biaya total (C), fungsi penerimaan total ( TR) dan Variable Cost.
b. Pada saat kapan pabrik sandal mencapai BEP
c. Untung atau rugikah apabila memproduksi 9.000 unit
Jawab kasus 1.2:
a. FC = Rp 1.000.000
VC= Rp 500.
Fungsi biaya variabel VC = 500 Q ..........................................................................(1)
Fungsi biaya total C = FC + VC -----> C = 1.000.000 + 500 Q ..........................(2)
Fungsi penerimaan total TR = P.Q -----> TR = 1.000 Q ..........................................(3)
b. Break Even Point terjadi pada saat TR = TC
1.000 Q = Rp 1.000.000 + 500 Q
1.000 Q - 500 Q = 1.000.000
500 Q = 1.000.000
Q = 2.000 unit
Pabrik roti akan mengalami BEP pada saat Q = 2.000 unit
Pada biaya total C = 1.000.000 + 500 ( 2.000)
C = 2.000.000
c. Pada saat memproduksi Q = 9000 unit
TR = P.Q
= 1.000 X 9.000
= 9.000.000
C = 1.000.000 + 500 (Q)
= 1.000.000 + 500 ( 9.000)
= 1.000.000 + 4500.000
= 5.500.000
Bila TR > TC, maka keadaan laba / untung.
laba = TR - TC
= 9.000.00 - 5.500.000
= 3.500.000
Bila hanya memproduksi 1.500 unit maka akan mengalami kerugian sebesar :
Rugi = TR - TC
= 1.000 (1.500) - 1.000.000 + 500 ( 1.500)
= 1.500.000 - 1.750.000
= 250.000
Sumber : Inspirasi dari Google.com
Judul : Belajar ekonomi
Pages - Menu
▼
Rabu, 04 April 2012
Soal 1.1: Ongkos dan Penerimaan
Soal kasus 1.1 :
Sebuah perusahaan monopoli memproduksi barang X
memiliki struktur biaya produksi yang ditunjukkan oleh persamaan; TC = 250 +
200Q – 10Q2 + Q3. Persamaan kurva permintaan pasar
terhadap produk (barang X) yang dihasilkan oleh perusahaan monopoli tersebut
adalah P = 500 – 10Q. Berdasarkan informasi tersebut, tentukan:
a. Persamaan
kurva permintaan individu perusahaan monopoli tersebut.
b.
Harga dan jumlah barang X yang harus dipilih perusahaan
monopoli agar tercapai kondisi keseimbangan perusahaan monopoli (perusahaan
tersebut diperoleh laba maksimum/rugi minimum).
c.
Laba maksimum/rugi minimum perusahaan monopoli
tersebut.
Jawaban soal kasus 1.1:
a.
Persamaan kurva permintaan individu perusahaan monopoli
sama dengan persamaan kurva permintaan pasar, yaitu: P = 500 – 10Q. Karena di
pasar monopoli hanya ada satu perusahaan yang beroperasi.
b.
Harga dan jumlah barang pada kondisi keseimbangan
perusahaan monopoli tercapai pada saat MR = MC.
MR = ∂TR/∂Q
TR = P x Q = (500 – 10Q)Q = 500Q – 10Q2
MR = ∂TR/∂Q =
500 – 20Q
TC = 250 + 200Q – 10Q2 + Q3
MC = ∂TC/∂Q =
200 – 20Q + 3Q2
500 – 20Q =
200 – 20Q + 3Q2
3Q2 = 300
Q2 = 100
Q = ± 10
Jumlah barang
yang dapat dipilih dari penyelesaian secara sistematis adalah Q = - 10 dan Q =
10. Jumlah barang yang tidak mungkin bernilai negative, maka jumlah barang
keseimbangan perusahaan monopoli adalah 10 unit.
Harga
keseimbangan perusahaan monopoli dapat ditentukan dengan memasukkan jumlah
barang (Q) ke dalam persamaan permintaan perusahaan monopoli, yaitu:
P = 500 – 10Q
= 500 – 10(10)
= 400
c.
Menentukan keuntungan maksimum/kerugian minimum.
π = TR – TC
TR = P x Q
= 400 (10)
= 4.000
TC = 250 + 200Q – 10 Q2 + Q3
= 250 + 200(10) – 10(10)2 +
(10)3
= 2.250
π = 4.000 – 2.250
= 1.750
Besarnya π
adalah positif. Ini berarti perusahaan monopoli memperoleh keuntungan maksimum
pada produksi barang X sebanyak 10 unit dan harga barang X sebesar 400.
Sumber : Google.com
judul : Teori ekonomi mikro