This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 08 Oktober 2011

PERJALANAN HIDUP 1

PERJALANAN HIDUP

                Nama saya Jaenal, kelas 2 ka 27 dan nomor NPM saya 13110696, saya akan bercerita tentang perjalanan hidup saya dari kecil hingga sekarang ini. Waktu kecil kata orangtua saya, saya sering manja, apa yang saya minta harus dituruti. Waktu kecil saya hanya mempunyai 1 seorang kaka perempuan, kata orangtua saya, saya mempunyai 3 seorang kaka, 1 perempuan dan 2 lagi laki-laki, kata orangtua saya juga sebelum saya lahir 2 orang kaka saya laki-laki meninggal.
                Jadi ketika saya lahir saya hanya memiliki seorang 1 kaka perempuan, waktu kecil saya sangat deket dengan seorang kaka dan ibu, saya tidak terlalu deket dengan bapak saya karena bapak saya kerja dan saya jarang ngobrol dengannya.
                Waktu kecil saya memang hidup sederhana tapi alhamdulilah orang tua saya selalu mencukupi kehidupan saya waktu kecil, waktu kecil saya tidak TK(taman kanak-kanak), karena kata ibu saya, TK(taman kanak-kanak) banyak pengeluaran atau biaya, jadi waktu kecil saya setelah berumur 6 tahun saya langsung masuk SD(sekolah dasar), setelah masuk SD(sekolah dasar) alhamdulilah manja saya sedikit berkurang, saya dari pertama masuk SD sampai 2 minggu saya masuk SD saya masih diantar kesekolah setelah itu saya tidak lagi diantar karena kemauan saya, karena saya berfikir kesian dengan ibu saya, nganterin sekolah lalu pulangnya sendiri.
                Maka itu saya bilang ke ibu saya, untuk tidak ngantar ke sekolah lagi. Waktu SD(sekolah dasar) saya diajarkan tentang hidup mandiri, maksud mandiri di sini adalah jangan manja lagi sama orang tua. Waktu SD(sekolah dasar) saya sangat takut kalau ada periksa gigi dan suntik, tetapi saya memberanikan diri karena itu untuk kesehatan diri saya sendiri.
                SD(sekolah dasar) kelas 1 saya belajar tentang bagaimana menulis angka dan huruf yang benar, tetapi alhamdulilah saya bisa menulis angka dan huruf yang benar berkat guru. Kelas 1 akhir hingga kelas 2 SD(sekolah dasar) saya belum lancar membaca masih terbatah-batah membacanya.
                Kelas 2 SD(sekolah dasar) saya masuk pagi terus, karena saya dapat kelas 2a, kalau 2a itu masuk pagi dan kalau 2b masuk siang jam 10.00. jadi waktu kelas 2 SD(sekolah dasar) saya belajar hanya 3 jam dari jam 07.00-10.00.
                Ketika saya kelas 3 SD(sekolah dasar) saya baru masuk siang dan pulang sore jam 16.30. baru pertama kali masuk siang itu rasanya tidak enak tetapi kelama-lamaan jadi enak-enak aja, karena habis pulang sekolah saya langsung main sepak bola. Saya maen sepak bola dari jam 17.00 sampai menjelang magrib.
                Di kelas 3 SD(sekolah dasar) alhamdulilah say udah mulai agak lancar membaca, ya karena guru saya selalu melatih saya dan teman-teman saya untuk belajar membaca, jadi saya waktu itu naik ke kelas 4 SD(sekolah dasar) saya sudah bisa membaca dengan lancar.
 Di kelas 4 SD(sekolah dasar) saya mendapatkan wali kelas yang baik, dia selalu sabar untuk mengajar padahal teman-teman saya waktu kelas 4 SD(sekolah dasar) pada bandel-bandel, tetapi tetap saya wali kelas saya selalu sabar untuk menghadapinya. Di kelas 4 SD(sekolah dasar) saya duduk sebangku dengan anaknya wali kelas saya, jadi saya akrab dengan anaknya, bahkan ketika dia khitanan saya dan keluarga saya di undang, dan saya datang.
Ketika saya mulai meranjak kekelas 5 SD(sekolah dasar) saya sudah lancar untuk membaca tulisan tanpa terbatah-batah. Kelas 5 SD saya mendapatkan wali kelas yang baik juga, dia seoranglaki-laki. Ketika saya di ajarkan dengan beliau saya mudah untuk memahami apa yang di ajarkan oleh beliau. Ketika itu wali kelas saya kels 5 SD, mengajak kepada anak-anak muridnya untuk berenang, pada hal dia bukan guru olah raga, tetapi dia mengajak untuk berenang, disitu murid-muridnya sangat senang termasuk saya.
Dan pada saat saya kelas 6 SD, saya mulai diajarkan meniup seluring dan Pionika oleh wali kelas saya kelas 6, dia seorang perempuan. Beliau sangat galak(kiler) dalam mengajar, murid-murid ribut sedikit langsung di marahi olehnya. Beliau juga selalu mengasih tugas setiap hari, ya di karenakan biar pada belajar di rumah.
Di kelas 6 saya sulit untuk mempelajari not-not seluring. Karena butuh keahlian tangan untuk menghasilkan suara yang bagus. Ketika kelas 6 semester akhir setelah ujian sekolah kelas 6 saya takut tidak lulus. Karena pada waktu pegumuman wali kelas saya menakut-nakuti muridnya dengan bekata “yang dekdekan itu berarti tidak lulus” tapi alhamdulilah lulus semua, dan semua murid sangat senang, kesenangan itu sampai di bawa kerumah, pada waktu itu saking senengnya.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Organisasi


ORGANISASI


1} Pengertian Organisasi

Manusia biasanya mengutaraka argumen-argumen menurut pendapatnya masing-masing, seperti hal nya pendapat mereka terhadap Organisasi, sehingga terjadi banyak pendapat, tetapi setelah ditelusuri sebab dan asalnya, sesungguhnya maksud dari pendapat mereka tidaklah jauh berbeda, di dalam Organisasi juga kita bisa ketemu teman lama, dapet temen baru, dan kita juga bisa sharing ilmu juga di dalam Organisasi itu. Berikut ini kutipan artikel-artikel yang saya temukan dan telah saya baca :

Organisasi adalah satu jenis wadah perlengkapan di masyarakat yang dibuat oleh orang-orang dengan tujuan dapat memperoleh efesiensi kerja tertentu yang sebesar-besarnya. Organisasi itu sendiri dibentuk oleh orang-orang dengan tujuan tertentu yang dapat dipetik hasilnya secara bersama-sama, berarti cukup ditangani secara sendiri atau perorangan, maka orang-orang tidak akan membuat wadah yang disebut organisasi.

Ada pula yang mengatakan bahwa organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka.

Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan.

a) Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada.

b) organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Ciri-ciri organisasi ialah:

1) terdiri dari pada dua orang atau lebih,

2) ada kerjasama,

3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain

4) ada tujuan yang ingin dicapai.

Herbert. A. Simon Menyimpulkan Organisasi adalah sebagai pola komunikasi yang lengkap dan hubungan-hubungan lain di dalam suatu kelompok orang-orang (Organization is the complex pattern of communication and other relations in a group of human being).

Sedangkan Chester L. Barnard berargumen bahwa Organisasi adalah sebagai sebuah sistem tentang aktivitas kerjasama dua orang atau lebih dari sesuatu yang tidak berwujud dan tidak pandang bulu, yang sebagian besar tentang persoalan silaturahmi (Organization is a system of cooperative activities of two or more person something intangible and impersonal. Largely a matter of relationship).


Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:

1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali.

2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).

Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:

1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan;

2. Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.

2} Manajemen Organisasi

Secara khusus ilmu manajemen didefinisikan sebagai yang mempelajari bagaimana cara menapai tujuan, fungsi apa saja yang harus dilakukan dengan menggunakan alat, tenaga orang, ide, dan system secara efektif dan efisien.

Manajemen, sebagai komponen dari administrasi dapat di tinjau dari tiga segi :

o Kepemimpinan, tidak dimaksudkan melakukan sendiri kegiatan-kegiatan operasional akan tetapi menjamin orang lain mengerjakan hal-hal yang sesuai dengan kebijaksanaan, keputusan, dan pedoman yang telah diberikan. kepemimpinan mempunyai dua atribut menurut Mellit yaitu personal dan institusional, Atribut – atribut personal kepemimpinan mencakup intelegensi, keberanian, integritas kekuatan, kesiapan fisik, determinasi, ketekunan, kerja keras, kecerdikan dan bahkan terkadang kebingisan, Sedangkan atribut institusional kepemimpinan mencakup status, kekayaan, posisi, dan kolega atau teman yang mampu, kesempatan atau peluang yang khusus, suatu hubungan tertentu antara harapan atau aspirasi rakyat dengan penampilan kepemimpinan dan lain – lain. Atribut –atribut kepemimpinan, baik personal atau institusional akan sangat menentukan efektif tidaknya kepemimpinan. Dengan demikian seorang pemimpin memang di tuntut mempunyai berbagai kelebihan dari yang dipinpin, seperti keunggulan emosional, keunggulan kecerdasan, keunggulan ketrampilan, keunggulan fisik, kekayaan dan lain sebagainya.

o Pengambilan keputusan, kesuksesan seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari banyaknya jabatan atau pangkat saja. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana ia memanage organisasi, bersikap dan mengambil keputusan secara cermat, cerdas, dan cepat. Analisa yang dapat digunakan dalam decition making adalah menggunakan instrument analisa SWOT (Strength/kekuatan, Weakness/kelemahan oprtunity/peluang, Treats/ancaman)

o Human Relation, hasil dari kebulatan keputusan tadi pada proses tindak lanjutnya sebaiknya berpijak pada unsur kemanusiaan dan jika digerakkan dengan tepat maka akan menjadi efisien dan jika tidak demikian maka terkadang manusia justru akan menjadi unsur perusak rencana (Destroyer of Planning).

Secara sederhana organisasi sendiri dapat diberi pengertian sebagai suatu system yang saling berpengaruh antar orang dalam kelompok yang bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Lengkapnya dapat dinyatakan sebagai suatu kesatuan sosial dari sekelompok manusia yang saling berinteraksi menurut pola tertentu, sehingga setiap anggotanya memiliki fungsi dan tugas masing-masing, utamanya lagi kesatuan tersebut mampunyai batas-batas yang jelas sehingga dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya (Lubis dan Martin,1989).

    * organisasi : alat bagi pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerja sama
    * Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien

Tujuan Organisasi sudah jelas yaitu mencapai sesuatu yang diinginkan bersama, didalam Organisasi juga kita harus siap menerima saran dan menghargai pendapat dari orang lain, supaya kita lebih maju dan lebih aktif untuk kedepannya.

Sejarah Organisasi:

Organisasi mungkin telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, karena ruang lingkup organisasi yang sangat luas, secara tidak sadar semua manusia sejak lahir sudah ikut dalam organisasi, suatu organisasi dapat menjadi fokus sentral kehidupan seseorang atau ia mungkin hanya merupakan pelayannya untuk sementara waktu. Sebuah organisasi mungkin dapat besifat kaku, “dingin”, tanpa kepribadian, atau kadang-kadang dapat menghasilkan hubungan-hubungan luwes dan bermakna bagi para anggotanya.
Untuk sejarah sendiri belum di ketahui secara pasti kapan terbentuknya organisasi, sutau organisasi biasanya dianggap baru dimulai sebagai disiplin akademik bersamaan dengan munculnya manajemen ilmiah pada tahun 1890-an, dengan Taylorisme yang mewakili puncak dari gerakan ini. Para tokoh manajemen ilmiah berpendapat bahwa rasionalisasi terhadap organisasi dengan rangkaian instruksi dan studi tentang gerak-waktu akan menyebabkan peningkatan produktivitas. Studi tentang berbagai sistem kompensasi pun dilakukan.
Setelah Perang Dunia I, fokus dari studi organisasi bergeser kepada analisis tentang bagaimana faktor-faktor manusia dan psikologi mempengaruhi organisasi. Ini adalah transformasi yang didorong oleh penemuan tentang Dampak Hawthorne. Gerakan hubungan antar manusia ini lebih terpusat pada tim, motivasi, dan aktualisasi tujuan-tujuan individu di dalam organisasi.
Perang Dunia II menghasilkan pergeseran lebih lanjut dari bidang ini, ketika penemuan logistik besar-besaran dan penelitian operasi menyebabkan munculnya minat yang baru terhadap sistem dan pendekatan rasionalistik terhadap studi organisasi.
Pada tahun 1960-an dan 1970-an, bidang ini sangat dipengaruhi oleh psikologi sosial dan tekanan dalam studi akademiknya dipusatkan pada penelitian kuantitatif.
Sejak tahun 1980-an, penjelasan-penjelasan budaya tentang organisasi dan perubahan menjadi bagian yang penting dari studi ini. Metode-metode kualitatif dalam studi ini menjadi makin diterima, dengan memanfaatkan pendekatan-pendekatan dari antropologi, psikologi dan sosiologi.

Contoh-contoh Organisasi :
  1. Organisasi berorientasi pada pelayanan (service organizations), yaitu organisasi yang berupaya memberikan pelayanan yang profesional kepada anggotanya maupun pada kliennya. Selain itu siap membantu orang tanpa menuntut pembayaran penuh dari penerima servis.
  2. Organisasi yang berorientasi pada aspek ekonomi (economic organizations), yaitu organisasi yang menyediakan barang dan jasa sebagai imbalan dalam pembayaran dalam bentuk tertentu.
  3. Organisasi yang berorientasi pada aspek religius (religious organizations)
  4. Organisasi-organisasi perlindungan (protective organizations)
  5. Organisasi-organisasi pemerintah (government organizations)
  6. Organisasi-organisasi sosial (social organizations)

Hari kiamat


HARI KIAMAT

Di tepi jalan si miskin menjerit
Hidup meminta dan menerima
Si kaya tertawa berpesta pora
Hidup menumpang di kecurangan

Sadarlah kau… cara hidupmu
Yang hanya menelan korban yang lain
Bintang jatuh hari kiamat
Pengadilan yang penghabisan

Itulah hidup semakin biasa
seakan tak pedulikan lagi
Tiada kasih bagi yang lemah
Disiram banjiran air mata

Sadarlah kau cara hidupmu
Yang hanya menelan korban yang lain
Bintang jatuh hari kiamat
Pengadilan yang penghabisan

PESAN-KESAN TIGA BARIS

SUARA SEMANGAT PARA MAHASISWA DALAM
“ PESAN-KESAN TIGA BARIS

Ada salah satu dosen yang tidak hanya memberikan kuliah, tetapi juga mengajarkan semangat ‘mari hadir sepenuhnya pada kuliah ini’ dan ‘kepercayaan diri’,’diri sendiri pun pasti bisa jika ada kemauan’. Saya merasa memiliki masa depan yang cerah dan mampu menagkap harapan dan kesempatan yang banyak.

Saat masuk kuliah dan mengambil mata kuliah, tujuan terbesar saya adalah mengambil jurusan Elektronika, tetapi setelah mengambil mata kuliah salah satu dosen, tujuan untuk mengambil mata kuliah berubah, mengetahui hal-hal yang mengagumkan dan kuliah menjadi lebih menarik. Ruangan Praktikum komputer merupakan pilihan pertama saya.

Salah satu dosen ini sangat antusiasme mengajar. Saya segera tenggelam dalam perkuliahan, dan waktu berlalu lebih cepat. Walaupun dengan kekuatan sendiri, ketika membaca buku teks asli saat pulang kerumah, saya terkejut bahwa bagian-bagian yang tidak dipahami dikelas menjadi lebih mudah dipahami.

Kamis, 22 September 2011

Keistimewaan seorang Ibu

Hai manusia, hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu

Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya

Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridla Ilahi karena ridlanya
Murka Ilahi karena murkanya

Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu

Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja

Bukan pula dukun tempat kau menghiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua

Mahasiswa yang di butuhkan


MAHASISWA YANG DI BUTUHKAN
Mengapa mahasiswa yang semula tidak mempunyai semangat bisa berubah menjadi sumber daya manusia yang sangat diinginkan?
Pada saat penerimaan karyawan di perusahaan terkemuka, bukannya mahasiswa dari perguruan tinggi unggulan yang mereka cari, melainkan mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi yang berada di urutan kedua.
Bukannya berbangga hati, melainkan ini kenyataan.
Perusahaan-perusahaan itu berkeliling ke semua perguruan tinggi dan selalu tidak puas dengan para lulusannya. Namun ketika mereka datang ke perguruan tinggi yang kebanyakan mahasiswa nya tidak mempunyai semangat untuk belajar, mereka malah meminta para mahasiswa itu untuk bekerja diperusahaan mereka.
Perusahaan ternama hanya merekrut beberapa segelintir mahasiswa yang hebat. “mahasiswa ini pasti baik”, “kami  akan senang bekerja bersamanya”. Mereka tidak hanya memiliki sertifikat ilmu pengetahuan yang bagus, pribadi yang menarik, serta percaya diri.
Ada juga orang yang bertujuan memasuki perguruan tinggi yang baik. Seberuntung apapun dia sampai bisa memasuki perguruan tinggi yang diinginkan, pada akhirnya dia tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Apalagi bagi yang tidak bisa di terima di universitas yang diidamkan, maka dia akan lebih jauh dan tersesat.
Ada juga orang yang ingin mendapat pekerjaan yang bagus.
Meskipun kita sudah menentukan jalan yang harus kita ambil,sebagai manusia, di kehidupan sebenarnya terkadang kita kehilangan arah. Kita pada akhirnya memutuskan untuk berhenti dan berusaha atau bekerja dalam waktu antara setahun sampai tiga tahun. Baikkah jika dibiarkan seperti itu?
Dengan membayar uang kuliah yang mahal, mengapa kita tidak mengejar ilmu untuk ke suksesan hidup kita kelak?
Kekuatan seperti itu ada pada setiap orang. Hanya saja, tidak setiap orang menyadarinya.
Bagaimana caranya agar mereka memperoleh kekuatan untuk berdiri sendiri ? bagaimana cara untuk melatih kemampuan mereka? Yaitu dengan cara menyadari kekuatan apa dan kemampuan apa yang kita kuasai atau kita bisa.