This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 23 November 2010

Artikel tentang Sistem Informasi

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem informasi keseluruhan tidak hanya terdapat dalam Sistem informasi manajemen, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer.
Di dalam usaha Pengembangan Sistem informasi manajemen yang canggih dengan berbasis komputer memerlukan orang-orang yang mempunyai ketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Karena banyak organisasi yang gagal membangun Sistem informasi manajemen disebabkan karena :
Pertama, Kurangnya organisasi yang wajar
Kedua, Kurangnya perencanaan yang memadai
Ketiga, Kurangnya personil yang handal
Keempat, Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
Sistem informasi manajemen yang baik adalah Sistem informasi manajemen yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.
Di dalam sebuah Sistem informasi manajemen komputer bukan prasyarat mutlak secara teoritis, namun dalam praktek Sistem informasi manajemenyang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. Prinsip utama perancangan Sistem informasi manajemen: Sistem informasi manajemenharus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama.
Sistem informasi manajemen bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. Sistem informasi manajemenmenyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.
A.PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi Manajemen yaitu serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.
Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.
Sistem informasi manajemen di dalam perancangan, penerapan dan pengoperasiannya sangat mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.
Situasi lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.
Kegiatan utama dari Semua sistem informasi, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).
DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti)
INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.
E-life merupakan Perkembangan Teknologi kehidupan, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e seperti E-Commerce, E-Government, E-Education, E-Library, E-Journal, E-Medicine, E-Laboratory, E-Biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Untuk meningkatkan pelayanan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menjadi faktor penting sekaligus penghematan bagi Pendidikan dan kini telah menjadi salah satu standar mutu sebuah Pendidikan. Otomatisasi/komputerisasi sistem pelayanan dan sistem informasi manajemen merupakan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah ini. Banyak lembaga Pendidikan dan Pendidikan telah mendapat manfaat dari peralatan canggih ini.
Perkembangan Pendidikan di Indonesia yang maju sekarang ini, baik dari aspek administratif atau teknologi, maka proses pelayanan Pendidikan di Indonesia dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Untuk mengembangkan mutu Pendidikan dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung, dimana salah satu fasilitas pendukung tersebut adalah aplikasi teknologi informasi dalam bidang sistem informasi manajemen Pendidikan.

Pendapat:
menurut saya Situasi lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer/ atasan di dalam perkantoran harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.

Artikel tentang Sistem Informasi

 KONSEP DASAR TENTANG SISTEM INFORMASI-DEFINISI TENTANG SISTEM INFORMASI.

Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi sistem informasi :
1. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
2. Bodnar dan HopWood (1993)
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
3. Alter (1992)
Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.

Pendapat:
saya baru mengetahui bahwa pengertian sistem informasi itu lebih dari satu,,,,,saya senang bisa mengenal sebuah sistem yang canggih yaitu SISTEM INFORMASI.

Artikel tentang Sistem Informasi

Pengertian teknologi informasi dan komunikasi

        Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengelolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan dan memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. yaitu informasi yang relaven, akurat dan tepat waktu.
      Teknologi menggunakan seperangkat komputer untuk mengelolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain sesuai dengan kebutuhan. dan teknologi komunikasi digunakan agar dapat di sebar dan di akses secara global.
       Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kebutuhan pribadi seperti tentang kesehatan, hobi, rekreasi dan rohani.

Implikasi teknologi informasi pada pendidikan kejuruan.

Sejarah IT dan Internet tidak dapat di lepaskan dari bidang pendidikan, internet di Amerika mulai tumbuh dari Lingkungan akademis (NSFNET), separti diceritakan dalam buku "Nerds 2.0.1", demikian juga internet mulai tumbuh di lingkungan Akademis (UI dan ITB), meskipun cerita seru muncul di bidang bisnis, mungkin perlu di perbanyak tentang manfaat internet pada dunia pendidikan.

Pendapat:
harus memperbanyak tentang manfaat internet pada bidang pendidikan khususnya di pendidikan di Indonesia.

Senin, 22 November 2010

Artikel tentang Sistem Informasi

MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN

Manajemen yang secara umum artinya pengendalian dan pemanfaatan semua faktor dan
sumber daya yang diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta (objective)
atau tujuan-tujuan tertentu Atmosudirdjo (1986:158). Sedangkan menurut Siagian (1989:5)
manajemen dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau ketrampilan untuk memperoleh
sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. menurut
Terry dalam Manullang (2005:1) manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan
terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain. Jadi dapat disimpulkan
manajemen adalah suatu pengendalian dan pengawasan kegiatan / aktivitas orang atau
kelompok orang dalam mencapai suatu tujuan tertentu.
Sistem adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling bekerjasama
untuk mencapai beberapa tujuan. Sebuah sistem terdiri dari bagian–bagian saling berkaitan
yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran, berarti sebuah sistem bukanlah
seperangkat unsur yang tersusun secara tak teratur, tetapi terdiri dari unsur yang dapat dikenal
sebagai bagian yang saling melengkapi karena mempunyai sasaran dan tujuan yang sama.
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi
penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau saat mendatang.
Menurut UU No. 20 tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa
dan negara.
Sedangkan pendidikian pada dasarnya adalah proses komunikasi yang di dalamnya
mengandung transformasi pengetahuan, nilai-nilai dan keterampilan-keterampilan, di dalam
dan di luar sekolah yang berlangsung sepanjang hayat, dan generasi ke generasi.
Manajemen sistem informasi pendidikan adalah sistem yang didisain untuk kebutuhan
manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitas manajemen pada suatu
organisasi pendidikan. Maksud dilaksanakannya manajemen sistem informasi pendidikan
adalah sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen seperti planning, organizing, staffing,
directing, evaluating, coordinating, dan budgeting dalam rangka menunjang tercapainya
sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan.
Dalam kenyataannya, sistem informasi sering dikaitkan dengan teknologi, dengan
komputer khususnya. Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan
komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi
berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya
sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Berikut beragam definisi
sistem informasi :
1. Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sistem informasi adalah sebuah sistem informasi yang mempunyai fungsi mengumpulkan,
memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang
spesifik.
2. Bodnar dan HopWood (1993)
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak yang dirancang untuk
mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.
3. Alter (1992)
Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi
informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan.
Pada dasarnya suatu sistem informasi dibangun dengan beberapa tahap pengembangan
serta melibatkan sumber daya dari beberapa disiplin ilmu yang berbeda, baik sisi manajemen,
teknologi informasi, keuangan, dan lain sebagainya. Salah satu hasil produk pembangunan
sistem informasi adalah suatu perangkat lunak yang terpadu, ditambah dengan tata aturan
yang diterapkan untuk mengelola sistem sehingga tujuan dari suatu sistem dapat tercapai.
Pembangunan suatu sistem informasi baik dalam skala besar maupun kecil, tetap
membutuhkan langkah-langkah tersusun dan terkoordinasi karena pembangunan sistem
informasi merupakan suatu proyek pengembangan memiliki tujuan sehingga sistem informasi
dapat berjalan dengan baik.
Sistem informasi memiliki 5 komponen utama pembentuk yaitu :
1. Komponen Perangkat Keras (Hardware)
2. Komponen Perangkat Lunak (Software)
3. Komponen Sumber Daya Manusia (Brainware)
4. Komponen Jaringan komputer (Netware)
5. Komponen Sumber Daya Data (Dataware)
Ide membangun sistem informasi pada dasarnya merupakan ide ringan akan tetapi
dengan keterlibatan beberapa unsur yang mendukung atas pembangunan tersebut, ide tersebut
akan berkembang menjadi kompleks ataupun sangat kompleks.
Agar kita dapat mengembangkan ide sistem informasi tersebut menjadi suatu karya maka
jawabannya adalah ide tersebut perlu dikembangkan dengan dukungan perangkat
pengembangan sistem informasi, serta perlu mengembangkan ide tersebut dalam tahap-tahap
pembangunan sistem informasi.
Seperti yang kita ketahui ide membangun sistem informasi sekolah sangat erat dengan
konsep dasar dari sistem pendidikan. Di Indonesia, sistem pendidikan menurut Undangundang
nomor 20 tahun 2003 dikatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian
diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara.
Berdasarkan jenjang pendidikan yang di dapat terdiri atas 3 (tiga) klasifikasi yaitu
pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi. Jenjang pendidikan dasar yang kita
ketahui terdiri atas pendidikan sekolah dasar / Madsarah Ibtidaiyah dan sekolah tingkat
pertama / Madrasah tsanawiyah. Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah
umum dan pendidikan menengah kejuruan, sedang bentuk dari Pendidikan menengah dapat
berbentuk Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.
Adapun Pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang
mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor yang
diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
Nah, sekarang bagaimana kita mendefinisikan konsep atas ide kita yaitu membangun
sistem informasi pendidikan karena dari masing-masing jenjang pendidikan tersebut di atas,
pendekatan atas sistem informasi tentu akan berbeda, karena peraturan yang memayungi
masing-masing jenjang pendidikan tersebut tentunya berbeda yang masing-masing dikelola
oleh suatu peraturan pemerintah.
Mari kita definisikan satu saja jenjang pendidikan yang akan kita wujudkan menjadi
suatu sistem aplikasi yaitu : Bagaimana membangun sistem informasi pendidikan menengah,
yaitu Bagaimana sistem informasi pendidikan menengah dapat kita implementasi baik di
Sekolah Menengah Atas ataupun kejuruan seperti Madrasah Aliyah atau Sekolah Menengah
Kejuruan.
Dari konsep dasar tersebut di atas, dapat kita melihat bahwa untuk suasana belajar dan
proses pembelajaran terdapat 3 (tiga) hal penting yaitu :
1. Adanya Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi
diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan
tertentu.
2. Adanya mata pelajaran yang akan di pelajari, dan
3. Adanya Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen,
konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang
sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.
Dengan demikian kita akan melihat 3 (tiga) domain utama, yang apabila digambarkan
secara sederhana dalam bentuk himpunan dan irisan himpunan maka akan terbentuk sebagai
berikut :
Gambar 1. himpunan relasi antar domain
Dari himpunan relasi antar domain proses pembelajaran, terlihat beberapa hubungan yang
teriris antar domain tersebut seperti :
1. Bahwa hubungan himpunan guru terhadap murid akan berupa suatu bimbingan dan
counseling;
2. Hubungan antara guru dengan mata pelajaran akan berbentuk kebutuhan akan silabus
pembelajaran atau garis-garis besar haluan pembelajaran.
3. Hubungan antara siswa dengan mata pelajaran akan berbentuk rencana belajar yang ingin
di ambil masing-masing tingkat pembelajaran; serta
4. Hubungan antara ketiga domain tersebut akan berbentuk pertemuan dan tatap muka saat
proses belajar dilaksanakan.
Domain utama dari unsur proses belajar tersebut di atas, tentunya akan memiliki batas
yang menaunginya yaitu :
1. Peran orang tua siswa yang dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu unsur
yang memberikan arahan bagi siswa dalam menyelesaikan proses belajarnya. Adapun
fungsi kontrol atas proses belajar dan mengajar ini peran orang tua siswa di wujudkan
menjadi suatu komite sekolah yang tugas dan fungsinya mengontrol semua sistem yang
terdapat di sekolah, dari pihak eksternal, serta mempromosikan sekolah ke lingkungan
luar sekolah, melakukan rapat dengan para orang tua siswa baik di awal penerimaan
siswa baru maupun rapat yang ada kaitannya di luar sekolah.
2. Peran Depdiknas
3. Lingkungan sekolah yang merupakan batas yang dapat memberikan kontribusi langsung
maupun tidak langsung terhadap kualitas pendidikan tersebut.
4. Sarana dan Prasarana yang ada di sekolah tersebut dapat memberikan kontribusi dalam
pengembangan sistem yang ada disekolah tersebut, dan merupakan salah satu pendukung
perkembangan sekolah.
5. Standarisasi dan pengawasan merupakan salah satu point penting yang memberikan
dukungan sistem sekolah ke arah yang lebih baik.
6. Dana Pendidikan
Dari tahapan pendefinisian ide tersebut di atas, dapat dilihat bahwa dari suatu ide
sederhana yaitu membangun sistem informasi sekolah dapat menjadi berubah menjadi suatu
konsep yang kompleks.
Menurut sumber lain, dunia pendidikan Indonesia, ternyata masih banyak sekali yang
belum bisa merasakan apa itu pendidikan. Hal yang menarik adalah ketatnya peraturan
pemerintah mengenai standarisasi nilai kelulusan yang setiap tahunnya selalu naik, ide yang
bagus untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, tapi mereka yang duduk di sana
tidak menoleh ke belakang apa yang seharusnya dibutuhkan masyarakat.
“Seandainya saya diangkat sebagai Mentri Depertemen Perencanaan dan Perancangan Sistem
Informasi Nasional. Saya akan mengubah Sistem pendidikan yang ada di indonesia menjadi
Sistem Informasi Pendidikan Terkomputerisasi”(Penulis artikel dari sumber yang
bersangkutan). Ada beberapa hal yang menarik yang perlu kita pertimbangkan, Yaitu :
1. Metode pelajaran yang berbeda antara di kota dan di desa.
2. Kurangnya pemerataan pendidikan.
3. Banyak kebijakan/aturan pendidikan yang mengalami perubahan yang tidak jelas.
4. Dunia pendidikan sangat tertinggal dibandingkan dengan perkembanan teknologi
dinformasi dalam perkembangan zaman.
5. Metode pembelajaran yang masih baku dalam arti pelajar masih kurang komunikatif dan
inspiratif dalam mengemukakan komentarnya. Pelajar hanya mendengarkan dan selalu
berorientasi hanya kepada guru saja.
6. Tidak adanya pertukaran informasi, pengetahuan dan sumber daya antara sekolah yang
satu dengan yang lainnya (tidak adanya networking dalam membangun dunia
pendidikan).
7. Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana pendidikan yang berbasis teknologi.
8. Sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendidikan belum mempunyai
kemampuan multi dimensi yang dapat merangsang multi intelensia pelajar.
Untuk itu diperlukan satu wadah yang mampu menampung Aspirasi tersebut. Suatu
lembaga pendidikan yang mampu mengatasi persoalan masyarakat. Lembaga yang ditunjuk
yang berada dipusat.
Inspirasi yang timbul dalam diri saya adalah setiap sekolah diberikan fasilitas teknologi
komputerisasi yang nantinya akan membangun suatu situs web masing-masing sekolah. Web
ini akan berisikan keadaan sekolah baik secara fisik maupun non fisik, sarana dan prasarana
saat ini termasuk teknologinya, jumlah guru dan murid sehingga setiap sekolah nantinya bisa
bertukar informasi satu sama lainnya.
Selanjutnya situs web ini akan ditampung dalam satu server yang terletak di provinsi
masing-masing yang terhubung dengan daerahnya. Kemudian seluruh propinsi ini
mengumpulkan situs web sekolah ke lembaga yang ditunjuk tadi sehingga terkumpul menjadi
satu web nasional. Disinilah Link seluruh sekolah yang ada di Indonesia, disini pulalah kita
bisa bertukar informasi mengenai sekolah masing-masing.
Dari pembahasan mengenai istilah manajemen sistem informasi ini, kita bisa mengetahui
aspek-aspek yang diperlukan dalam membangun sistem tersebut.

Pendapat:
Mungkin tidak ada salahnya situs web di simpan dalam satu server, sehingga terkumpul menjadi satu web nasional,,disinilah kita bisa bertukar informasi mengenai sekolah masing-masing.

Jumat, 05 November 2010

Artikel tentang Sistem Informasi

  SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem informasi keseluruhan tidak hanya terdapat dalam Sistem informasi manajemen, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer.
Di dalam usaha Pengembangan Sistem informasi manajemen yang canggih dengan berbasis komputer memerlukan orang-orang yang mempunyai ketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Karena banyak organisasi yang gagal membangun Sistem informasi manajemen disebabkan karena :
Pertama, Kurangnya organisasi yang wajar
Kedua, Kurangnya perencanaan yang memadai
Ketiga, Kurangnya personil yang handal
Keempat, Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

Sistem informasi manajemen yang baik adalah Sistem informasi manajemen yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.

Di dalam sebuah Sistem informasi manajemen komputer bukan prasyarat mutlak secara teoritis, namun dalam praktek Sistem informasi manajemenyang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. Prinsip utama perancangan Sistem informasi manajemen: Sistem informasi manajemenharus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama.

Sistem informasi manajemen bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. Sistem informasi manajemenmenyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.

A.PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi Manajemen yaitu serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Sistem informasi manajemen di dalam perancangan, penerapan dan pengoperasiannya sangat mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.

Situasi lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.

Kegiatan utama dari Semua sistem informasi, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).
DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti)
INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.

E-life merupakan Perkembangan Teknologi kehidupan, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e seperti E-Commerce, E-Government, E-Education, E-Library, E-Journal, E-Medicine, E-Laboratory, E-Biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

Untuk meningkatkan pelayanan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menjadi faktor penting sekaligus penghematan bagi Pendidikan dan kini telah menjadi salah satu standar mutu sebuah Pendidikan. Otomatisasi/komputerisasi sistem pelayanan dan sistem informasi manajemen merupakan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah ini. Banyak lembaga Pendidikan dan Pendidikan telah mendapat manfaat dari peralatan canggih ini.

Perkembangan Pendidikan di Indonesia yang maju sekarang ini, baik dari aspek administratif atau teknologi, maka proses pelayanan Pendidikan di Indonesia dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Untuk mengembangkan mutu Pendidikan dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung, dimana salah satu fasilitas pendukung tersebut adalah aplikasi teknologi informasi dalam bidang sistem informasi manajemen Pendidikan.

Pendapat:
Kita harus banga dengan Teknologi yang saat ini sudah canggih, karena dengan teknologi yang saat ini sudah ada, kita bisa Lebih mudah berinteraksi dengan teman/keluarga/sanak saudara yang berada jauh dengan kita, contohnya kita bisa berinteraksi Lewat Dunia maya ataupun melalui telepon seluler.

Artikel tentang bencana alam yang ada di INDONESIA

  • BENCANA ALAM TSUNAMI

  • Bencana Tsunami
    tsunamiTsunami dapat diartikan sebagai gelombang laut dengan periode panjang yang ditimbulkan oleh gangguan impulsif dari dasar laut. Gangguan impulsif tersebut bisa berupa gempa bumi tektonik, erupsi vulkanik atau longsoran. Kecepatan tsunami yang naik ke daratan(run-up) berkurang menjadi sekitar 25-100 Km/jam dan ketinggian air tsunami yang pernah tercatat terjadi di Indonesia adalah 36 meter yangterjadi pada saat letusan gunung api Krakatau tahun 1883.

    Di Indonesia pada umumnya tsunami terjadi dalam waktu kurang dari 40 menit setelah terjadinya gempa bumi besar di bawah laut. Adanya tsunami tidak bisa diramalkan dengan tepat kapan terjadinya, akan tetapi kita bisa menerima peringatan akan terjadinya tsunami sehingga kita masih ada waktu untuk menyelamatkan diri.



  • Pendapat: Tsunami adalah bencana yang sangat besar dan sangat ditakuti oleh manusia,,, oleh karena itu berhati-hatilah jika tinggal di daerah pesisir pantai.


  • Solusi:
    Jika berada di sekitar pantai, terasa ada guncangan gempa bumi, air laut dekat pantai surut secara tiba-tiba sehingga dasar laut terlihat, segeralah lari menuju ke tempat yang tinggi (perbukitan atau bangunan tinggi) sambil memberitahukan teman-teman yang lain.

    Jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut serta mendengar berita dari pantai telah terjadi tsunami, jangan mendekat kepantai. Arahkan perahu ke laut. Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke daerah yang rendah. Biasanya gelombang berikutnya akan menerjang. Jika gelombang telah benar-benar mereda, lakukan pertolongan pertama pada korban.

  • Artikel tentang bencana alam yang ada di INDONESIA


  • Bencana Tanah Longsor
    longsor Longsoran merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng tersebut. Tanah longsor terjadi karena ada gangguan kestabilan pada tanah/batuan penyusun lereng.
     

  • Pendapat:


  • -Tanah LOngsor memang sering terjadi di daerah perbukitan atau pegunungan,,,,memang kita harus waspada jika kita tinggal di daerah-daerah tsb, karena kita tidak pernah tahu kapan bencana itu terjadi.


  • Solusi:
    • Hindarkan daerah rawan bencana untuk pembangunan pemukiman dan fasilitas utama lainnya.
    • Mengurangi tingkat keterjalan lereng.
    • Meningkatkan/memperbaiki dan memelihara drainase baik air permukaan maupun air tanah. Fungsi drainase adalah untuk menjauhkan airn dari lereng, menghidari air meresap ke dalam lereng atau menguras air ke dalam lereng ke luar lereng. Jadi drainase harus dijaga agar jangan sampai tersumbat atau meresapkan air ke dalam tanah.
    • Pembuatan bangunan penahan, jangkar (anchor) dan pilling.
    • Terasering dengan sistem drainase yang tepat (drainase pada teras - teras dijaga jangan sampai menjadi jalan meresapkan air ke dalam tanah).
    • Penghijauan dengan tanaman yang sistem perakarannya dalam dan jarak tanam yang tepat (khusus untuk lereng curam, dengan kemiringan lebih dari 40 derajat atau sekitar 80% sebaiknya tanaman tidak terlalu rapat serta diseling-selingi dengan tanaman yang lebih pendek dan ringan , di bagian dasar ditanam rumput).
    • Mendirikan bangunan dengan fondasi yang kuat.
    • Melakukan pemadatan tanah disekitar perumahan.
    • Pengenalan daerah rawan longsor.
    • Pembuatan tanggul penahan untuk runtuhan batuan (rock fall).
    • Penutupan rekahan di atas lereng untuk mencegah air masuk secara cepat kedalam tanah.
    • Pondasi tiang pancang sangat disarankan untuk menghindari bahaya liquefaction.
    • Utilitas yang ada didalam tanah harus bersifat fleksibel.
    • Dalam beberapa kasus relokasi sangat disarankan.

  •